KELAS Fase D
SEMESTER GANJIL
Peran Kearifan Lokal dalam Pengelolaan Sumber Daya Alam Berkelanjutan di Indonesia
👨🏫 Catur Pamungkas, S.Pd., Gr. | 🎯 Tema: Keberlanjutan Lingkungan dan Sumber Daya Alam
| Komponen |
Deskripsi |
| Identitas |
Nama Mata Kuliah: Peran Kearifan Lokal dalam Pengelolaan Sumber Daya Alam Berkelanjutan di Indonesia. Kode Mata Kuliah: IPS XXXX. Bobot SKS: 3 SKS. Dosen Pengampu: [Nama Dosen] |
| Profil Lulusan |
Mahasiswa mampu memahami, menganalisis, dan mengintegrasikan prinsip-prinsip kearifan lokal dalam strategi pengelolaan sumber daya alam yang berkelanjutan di Indonesia, serta mampu mengkomunikasikan gagasan dan solusi berbasis kearifan lokal kepada berbagai pemangku kepentingan. |
| Media Pembelajaran |
Buku ajar, jurnal ilmiah, artikel berita, studi kasus, video dokumenter, presentasi dosen, diskusi kelompok, platform e-learning, narasumber lokal (tokoh adat, praktisi pengelolaan). |
| Langkah-Langkah Pembelajaran (MJM - Model Jarak Menengah) |
- Pendahuluan (1-2 Pertemuan): Pengenalan konsep kearifan lokal, sumber daya alam berkelanjutan, dan urgensinya di Indonesia. Studi literatur awal.
- Eksplorasi Konsep (3-4 Pertemuan): Analisis mendalam tentang berbagai bentuk kearifan lokal di Indonesia (adat istiadat, kepercayaan, sistem pengetahuan tradisional) yang berkaitan dengan pengelolaan SDA. Identifikasi studi kasus awal.
- Studi Kasus dan Analisis Mendalam (5-6 Pertemuan): Pembahasan mendalam studi kasus pengelolaan SDA berkelanjutan yang berhasil menerapkan kearifan lokal di berbagai daerah di Indonesia. Analisis SWOT dan identifikasi faktor keberhasilan.
- Diskusi dan Sintesis (7-8 Pertemuan): Diskusi interaktif antar mahasiswa dan dosen, presentasi hasil analisis studi kasus, dan sintesis pengetahuan yang diperoleh. Pembentukan kerangka pemikiran kritis.
- Aplikasi dan Solusi (9-10 Pertemuan): Perancangan konsep pengelolaan SDA berkelanjutan yang mengintegrasikan kearifan lokal untuk isu-isu spesifik di Indonesia. Perumusan rekomendasi kebijakan atau praktik.
- Evaluasi dan Refleksi (11-12 Pertemuan): Penilaian akhir melalui ujian dan/atau proyek. Refleksi terhadap pembelajaran dan implikasinya.
|
| Asesmen |
- Keaktifan dan partisipasi diskusi: 15%
- Tugas individu (analisis jurnal/studi kasus): 25%
- Tugas kelompok (presentasi studi kasus/perancangan solusi): 30%
- Ujian Akhir Semester (UAS) - Soal HOTS: 30%
|
| Soal HOTS (Higher Order Thinking Skills) |
- Analisis kebijakan pengelolaan hutan di suatu daerah yang mengabaikan kearifan lokal masyarakat adat. Bandingkan potensi konflik yang timbul dengan skenario jika kearifan lokal tersebut diintegrasikan, serta berikan argumen mengapa pendekatan partisipatif berbasis kearifan lokal lebih efektif dalam jangka panjang.
- Bandingkan dan kontraskan praktik pengelolaan lahan pertanian tradisional di Jawa (misalnya sistem Subak) dengan praktik pertanian modern yang seringkali menggunakan input kimia berlebihan. Evaluasi dampak lingkungan dan sosial dari kedua pendekatan tersebut, serta rumuskan strategi adaptasi kearifan lokal Subak untuk meningkatkan ketahanan pangan di era perubahan iklim.
- Dalam konteks pengelolaan sumber daya pesisir yang terancam oleh praktik penangkapan ikan yang merusak (misalnya penggunaan bom ikan), rancanglah sebuah program pemberdayaan masyarakat nelayan yang berbasis pada nilai-nilai kearifan lokal (misalnya kepercayaan terhadap dewi laut, sanksi adat). Jelaskan bagaimana program Anda akan mengatasi akar permasalahan dan memastikan keberlanjutan ekosistem laut serta kesejahteraan nelayan.
|
📥 Unduh Dokumen Perangkat
Kolom Komentar
Komentar
Posting Komentar