MEMBACA KETIMPANGAN RUANG DAN RESILIENSI EKONOMI: Analisis Spasial Struktur Industri Kabupaten Kebumen dalam Perspektif Pedagogik IPS

MEMBACA KETIMPANGAN RUANG DAN RESILIENSI EKONOMI: Analisis Spasial Struktur Industri Kabupaten Kebumen dalam Perspektif Pedagogik IPS

1. Latar Belakang dan Relevansi Pendahuluan: Mengapa Struktur Industri Perlu Dibaca Secara Spasial? Dalam kajian Geografi Ekonomi dan Sosiologi Pembangunan, ruang bukanlah wadah kosong yang statis. Ruang adalah artikulasi dari pemanfaatan potensi wilayah, kebijakan ekonomi, aksesibilitas, dan bentang alam fisik yang membentuk corak kehidupan manusia. Bagi seorang pendidik IPS, fenomena makro ekonomi seperti industrialisasi tidak boleh sekadar dipahami siswa sebagai angka-angka mati di dalam tabel statistik. Angka tersebut menyimpan pola interaksi antar-ruang, mobilitas penduduk, dan potret persebaran potensi wilayah. Berdasarkan data primer terintegrasi dari Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (DisperindagKUKM) Kabupaten Kebumen tahun 2025 yang diakses melalui portal Satu Data Kebumen , kita disuguhkan potret lanskap industrialisasi yang sangat dinamis. Terpapar data total 56.473 unit usaha industri, di mana...

Baca Selengkapnya
FENOMENA TERKINI DI INDONESIA DAN HUBUNGANNYA DENGAN ILMU IPS

FENOMENA TERKINI DI INDONESIA DAN HUBUNGANNYA DENGAN ILMU IPS

Ilustrasi visual pendukung materi kajian Catatan Guru IPS Membedah Dialektika Gentrifikasi di Urbanitas Indonesia Wajah kota-kota besar di Indonesia, mulai dari Jakarta, Surabaya, hingga transformasifitas IKN (Ibu Kota Nusantara), tengah mengalami pergeseran tektonik yang melampaui sekadar pembangunan fisik. Fenomena ini dalam diskursus sosiologi perkotaan dikenal sebagai  gentrifikasi . Namun, di Indonesia, gentrifikasi bukan sekadar "percantikan" kota, melainkan sebuah manifestasi dari komodifikasi ruang yang sering kali meminggirkan entitas sosial kelas bawah. Paradoks Pembangunan: Antara Estetika dan Eksklusi Secara teoretis, gentrifikasi sering kali dipandang melalui lensa  Rent Gap Theory  milik Neil Smith. Ada celah antara nilai sewa tanah saat ini dengan potensi nilai sewa setelah dikembangkan. Di Indonesia, fenomena ini diperparah oleh aglomerasi modal yang terpusat. Transformasi kawasan kumuh menjadi  creative hub  atau apartemen mewah sering kali dipa...

Baca Selengkapnya